JUdul Blog

---G O D Always Listening Always Understanding---

Wednesday, June 15, 2011

Aku Sangat Berharap Masih Ada Kata Maaf Darimu

Maaf!-Afwan!-Mianhae!-Sorry!

Dalam keterdiaman aku mencoba merenungi
Apa yang telah kuperbuat terhadapnya
Aku Salah?
Ya, benar!
Aku salah...
Telah membuatnya kecewa
Aku salah...
Telah membuatnya sakit
Aku salah...
Telah membuatnya terluka
Sudikah kiranya ia memberi maaf??

Aku sudah memaafkanmu!!!
Itulah kata yang paling ingin aku dengar darinya
Aku ingin ia tahu dan percaya bahwa....
Tak ada sedikit niatpun dalam hatiku
Untuk mengecewakannya
Tak ada sedikit niatpun dalam hatiku
Untuk menyakitinya
Dan....
Tak ada sedikit niatpun dalam hatiku
Untuk melukainya
Yang ada hanyalah...
Aku berusaha untuk bersikap baik
Layaknya seorang teman
Namun pada akhirnya...
Sikap baik itu telah membuatnya
Kecewa...sakit....dan terluka...

Mengapa demikian???
Aku mencoba memahaminya
Dan ku kira,
Aku sudah menemukan jawabannya
Jawabannya adalah....
Terdapat perbedaan asumsi antara aku dan dia
Dia menganggap bahwa kebaikanku padanya
Seakan memberinya harapan...(harapan yang tak dapat aku penuhi)
Sedangkan aku, menganggap ia akan mengerti maksudku
Ini hanya sebatas bersikap baik terhadap seorang teman
Mungkin aku telah salah dalam bersikap
Aku terlalu bodoh
Tidak mengetahui batas-batas bersikap yang baik terhadap seseorang
Maaf!....Maaf!!....Maaf!!!
Aku benar-benar tak sengaja membuatmu kecewa....sakit....dan terluka...

I’m so Sorry for my mistakes to you
I’ll always remember your advice to me
And I’ll try to change
Be better than before

Jeongmal Mianhae...

Catatan -Lyez- hari ini:
Janganlah membuat asumsi sendiri!
(karena tak semua orang memiliki pemikiran yang sama denganMu)
Tapi...
Pahamilah asumsi orang lain dari cara berfikir dan perilakunya!
Dengan begitu,
Kau akan tahu
Apa Yang Harus Kau Lakukan.
(What Should You Do?)

Saturday, March 19, 2011

Apa Yang Terjadi dihidup Kita, Tak Ada Seorang-pun yang Tahu

Kehilangan seseorang sangat terasa amat dalam ketika Ia pergi dari hidup kita dengan tiba-tiba...
Tak ada kata, tak ada pesan, tak ada apapun....
Yang ada hanyalah sebuah wajah yang terlihat pucat dimataku, terdiam tanpa kata


Aku mencoba tegar dalam tangisan dan keterdiamanku
Hanya separuh asa yang tersisa dalam hidupku saat ini
Berharap waktu akan mengembalikan semuanya, cepat atau lambat

Tuhan...Aku membutuhkan-Mu selalu berada disampingku.
Berada disampingku...

Thursday, January 27, 2011

Katanya Takdir Itu Pilihan Hidup, Benarkah???

Ini hasil renunganku akan hal itu. Chek This One Out!!!

Hal yang perlu diingat adalah bahwa semua kejadian tidak bisa kita samakan. Kalian masih inget ga sama pelajaran agama sewktu kita SD dulu tentang qadha dan qadar? y, katanya : qadha itu adalah takdir dari Allah SWT yang ga bisa dirubah, seperti kita lahir dari rahim siapa, dimana, keluarga yang seperti apa, kaya atau miskin,dsb. selain itu, ada qadar -katanya qadar itu adalah takdir dari Allah SWT yang masih bisa dirubah- perubahan-perubahan itu pastinya akan sangat bergantung pada pilihan-pilihan yang kita buat. seperti halnya kemiskinan. Awalnya kemiskinan itu adalah -takdir-...namun untuk selanjutnya akan menjadi pilihan: 1) Miskin, ketika kau tetap dengan kemiskinan itu atau kau bisa memilih untuk 2) Hidup lebih baik, ketika kau berusaha  berjuang untuk keluar dari kemiskinan itu. Pilihan itu akan menjadi takdirmu selanjutnya dan setelah itu akan muncul pilihan-pilihan berikutnya. Hal itu akan terjadi berulang-ulang seperti pergantian siang dan malam. dan satu hal yang perlu diingat adalah bahwa Allah berfirman bahwa Ia (ALLAH) tidak akan merubah suatu kaum jika bukan ia sendiri yang merubahnya.  

Jadi bila Takdir Qadha-nya kamu tak bisa diharapkan, tenanglah!!! masih ada Qadar-nya kamu yang masih bisa memberikan-Mu sedikit Asa (harapan), asalkan bersedia "sedikit" lebih berusaha.

So, Pilihlah jalan hidup-Mu dengan Bijak y!!! ^_^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...